RSS

Minggu, 13 November 2011

Pikirkan pikiran, renungkan renungan, rasakan perasaan Part I


Sekilas jika kita mendengar kata-kata tadi, sama sekali tak ada yang aneh... bahkan terdengar biasa. Tapi apa kalian tahu, dibalik kata-kata itu tersimpan untaian makna yang cukup luar biasa dan bahkan cukup inspiratif. *ahaa yang benar saja,hehehe
Okelah.....let’s see, ^_^
Pikirkan pikiran
Setiap orang pasti mempunyai pikiran, karena Allah nyiptain manusia itu sbg “hewan” yang berakal... dalam arti lain mempunyai pikiran.
Sobatku pernah tanya ke aku spt ini : “mengapa pemikiran harus dipikirkan,?”. *pertanyaan yang simple tapi mengena, haha...cerdas,^_^
Sejenak aku bingung dg pertanyaan itu, kupikir dia bertanya spt itu karena dia lagi ada masalah atau gimana, aku sempet panik juga. Tapi pas tak tanya, ternyata dia bilang, “aku cuma pengen ngembangin pemikiran q adja niek....!!” *gubrakk....haha aku kaget.
Dan kemudian...... terjadilah perdebatan,*lebay dikit tak apalaah,wkwkw
Hingga menghasilkan sebuah jawaban :
Pemikiran adalah suatu ide atau konsep yang sedang dalam masa proses perumusan untuk menghasilkan sebuah tindakan.
Mengapa pemikiran harus dipikirkan,??
Secara simple, mengapa harus dipikirkan. Hehe, namanya juga pemikiran pasti emank selalu dipikirkan. Pemikiran berasal dari kata pikir yang mendapatkan imbuhan/seselan(jawir) “em” yang berarti sesuatu yang sedang dipikirkan. *hehe, ngawur.com
Pemikiran itu tak bisa disangka datangnya. Kapanpun inspirasi itu datang maka pemikiran juga pasti datang.
Mungkin banyak orang yang tidak sadar dan tidak menyadari akan keistimewaan pikiran. Sampai ada yang bilang “Berpikirlah sampai engkau tak bisa berpikir lagi”
Sobatku bertanya lagi : “pikiran dan kesadaran lebih penting mana,??”
Jawabannya:
Antara pikiran dan kesadaran sama-sama pentingnya. Tapi jika dipikir lagi lebih dalam, dimana ada kesadaran disitu pasti ada pikiran dan dimana ada pikiran belum pasti ada kesadaran.
Berarti bisa diambil kesimpulan bahwa kesadaran harus lebih diutamakan.
Karena apa,??
Karena jika dilihat dari faktanya, manusia itu terdiri dari 2 tipe. Yaitu tipe baik dan tipe buruk.
Tipe baik berarti ia menggunakan kesadarannya didalam pikirannya atau didalam memikirkan sesuatu, dalam arti lain ia selalu memikirkan dampak-dampak yang akan terjadi dengan perbuatan yang akan ia lakukan bisa dibilang tipe manusia “Melankolis”. Tipe buruk, berarti ia tidak menggunakan bahkan tidak mempunyai kesadaran untuk memikirka sesuatu. Jadi cenderung meresahkan.

Jadi kawan, mari kita gunakan dan kembangkan pemikiran kita. Kata guruku “jangan pernah kau biarkan otakmu dalam keadaan off”. *guru killer mesti yang ngomong, wnk mpe terkesan bgt og...hehe,
Dan yang terpenting Gunakan pemikiran kita untuk hal yang positif. Aktifkan kesadaran kita baik dalam berpikir maupun dalam bertindak. Supaya kita tidak menyesal ahirnya..

To be Continued.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar