Sekilas jika kita
mendengar kata-kata tadi, sama sekali tak ada yang aneh... bahkan terdengar
biasa. Tapi apa kalian tahu, dibalik kata-kata itu tersimpan untaian makna yang
cukup luar biasa dan bahkan cukup inspiratif. *ahaa yang benar saja,hehehe
Okelah.....let’s see,
^_^
Pikirkan pikiran
Setiap orang pasti mempunyai pikiran, karena Allah
nyiptain manusia itu sbg “hewan” yang berakal... dalam arti lain mempunyai
pikiran.
Sobatku pernah tanya ke aku spt ini : “mengapa pemikiran harus dipikirkan,?”. *pertanyaan
yang simple tapi mengena, haha...cerdas,^_^
Sejenak aku bingung dg pertanyaan itu, kupikir dia
bertanya spt itu karena dia lagi ada masalah atau gimana, aku sempet panik
juga. Tapi pas tak tanya, ternyata dia bilang, “aku cuma pengen ngembangin pemikiran q adja niek....!!” *gubrakk....haha
aku kaget.
Dan kemudian...... terjadilah perdebatan,*lebay
dikit tak apalaah,wkwkw
Hingga menghasilkan sebuah jawaban :
Pemikiran adalah suatu ide atau konsep yang sedang
dalam masa proses perumusan untuk menghasilkan sebuah tindakan.
Mengapa pemikiran harus dipikirkan,??
Secara simple, mengapa harus dipikirkan. Hehe,
namanya juga pemikiran pasti emank selalu dipikirkan. Pemikiran berasal dari
kata pikir yang mendapatkan imbuhan/seselan(jawir) “em” yang berarti sesuatu
yang sedang dipikirkan. *hehe, ngawur.com
Pemikiran itu tak bisa disangka datangnya. Kapanpun
inspirasi itu datang maka pemikiran juga pasti datang.
Mungkin banyak orang yang tidak sadar dan tidak
menyadari akan keistimewaan pikiran. Sampai ada yang bilang “Berpikirlah sampai
engkau tak bisa berpikir lagi”
Sobatku bertanya lagi : “pikiran dan kesadaran lebih
penting mana,??”
Jawabannya:
Antara pikiran dan kesadaran sama-sama pentingnya.
Tapi jika dipikir lagi lebih dalam, dimana ada kesadaran disitu pasti ada
pikiran dan dimana ada pikiran belum pasti ada kesadaran.
Berarti bisa diambil kesimpulan bahwa kesadaran
harus lebih diutamakan.
Karena apa,??
Karena jika dilihat dari faktanya, manusia itu
terdiri dari 2 tipe. Yaitu tipe baik dan tipe buruk.
Tipe baik berarti ia menggunakan kesadarannya
didalam pikirannya atau didalam memikirkan sesuatu, dalam arti lain ia selalu
memikirkan dampak-dampak yang akan terjadi dengan perbuatan yang akan ia lakukan
bisa dibilang tipe manusia “Melankolis”. Tipe buruk, berarti ia tidak
menggunakan bahkan tidak mempunyai kesadaran untuk memikirka sesuatu. Jadi
cenderung meresahkan.
Jadi kawan, mari kita gunakan dan kembangkan
pemikiran kita. Kata guruku “jangan pernah kau biarkan otakmu dalam keadaan
off”. *guru killer mesti yang ngomong, wnk mpe terkesan bgt og...hehe,
Dan yang terpenting Gunakan pemikiran kita untuk hal
yang positif. Aktifkan kesadaran kita baik dalam berpikir maupun dalam
bertindak. Supaya kita tidak menyesal ahirnya..
To be Continued.....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar